Pajak Pertalite Sah 5%, Masyarakat Riau Bisa Beli Pertalite Dengan Harga Miring

Pajak Pertalite Sah 5%, Masyarakat Riau Bisa Beli Pertalite Dengan Harga Miring

Paripurna pengesahan revisi Perda nomor 4 tahun 2015 mengenai pajak daerah terkait penurunan harga pajak pertalite pada akhirnya terlaksana melalui proses siding paripurna yang diselenggarakan di DPRD Riau. Dengan selesainya revisi Peraturan Daerah, maka pihak pemerintah Riau diminta untuk menyiapkan peraturan teknis yang berhubungan dengan pajak tersebut secepatnya.

Tidak cukup itu saja, pansus pun meminta pemerintah Riau untuk turut melakukan sosialisasi pada masyarakat serta menyiapkan peraturan teknis pajak yang baru dari pajak pertalite tersebut. Pansus pun meminta supaya pihak Pertamina memenuhi strandarisasi dari kuota BBM di Riau jadi setelah pajaknya diturunkan nanti tidak akan mengalami persoalan karena kekurangan kuota BBM.

Sebelumnya, perwakilan dari Pansus revisi pajak daerah, yakni Aherson selaku Wakil Ketua Pansus revisi pajak daerah mengatakan jika perkiraan sepekan setelah proses paripurna ini terlaksana baru masyarakat bisa membeli pertalite di Pertamina dengan harga yang baru.

Saat pembahasan finalisasi Pansus, terdapat 2 pilihan kalimat yang akan dipakai nantinya untuk mengubah kata di dalam pasal pajak daerah mengenai harga BBM, pertalite yaitu maksimal 5% dan ditetapkan sebanyak 5%. Dalam rapat tersebut, menurut Aherson, telah ditemukan kata sepakat dan ditetapkan 5%, sehingga realisasi dari perubahan harga pertalite bisa dilakukan segera setelah ketatapan ini direvisi oleh Peraturan Daerah.

Harga Pertalite Di Provinsi Riau Paling Mahal

Berbeda dengan provinsi lainnya, jika kita ingin membeli pertalite di Provinsi Riau, maka kita perlu mengeluarkan dana yang tidak sedikit karena sebelumnya pertalite ini dijual sebesar Rp. 8.150/liter, berbeda sekali dengan harga pertalite di Pulau Jawa sebesar Rp. 7.600/liter.

Keuntungan yang akan diperoleh masyarakat dengan adanya penurunan harga pajak pada pertalite khususnya akan sangat terasa, apalagi bila kendaraa bermotor yang dimiliki biasa dikasih makan dengan pertalite bukannya jenis BBM lainnya. Dengan pengesahan ini setidaknya, masyarakat di Provinsi Riau bisa merasakan harga pertalite yang hampir sama persis dengan harga pertalite bahkan lebih murah di Pulau Jawa, yakni sebesar Rp. 7.750/liter.

Sumber Referensi : smconsult




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *